Di antara kemiskinan dan keangkuhan… terkadang tak sadar Aku berada diantara nya, tanpa sadar melupakan siapa aku sebenar nya. berada diantara nya bukan lah sebuah hal yang menyenangkan, tapi sebuah siksaan… demi sebuah harga diri aku angkuh dan egois bahwa aku mampu dan bisa menjadi seperti mereka di atas ku, dalam keangkuhan aku berdiri tegap menghilangkan sisi lemah ku bahkan sisi kemanusiaan ku menghilang terbawa arus… dalam kondisi seperti itu aku tak akan pernah sadar siapa aku ini sebenar nya, dimana aku berada dan batasan - batasan diri ku seakan menghilang, sampai ku merasa lelah dan sadar bahwa aku bukan apa - apa dan bukan siapa - siapa berbeda dengan mereka kaum di atas ku yang memang lahir dengan keangkuhan dan kedigdayaan… saat ku berada dalam kemiskinan ku, terkulai ku lemas tersadar bahwa aku hanyalah sampah bagi mereka, bahwa aku hanyalah kacung untuk mereka yang bisa di perintah di permainkan di hina dan di tertawakan, ingin ku bangkit berdiri di antara keangkuhan mereka tapi sekali lagi ku tersadar dengan kemiskinan ku, ketidak mampuan ku, kekurangan ku….
kini ku lebih memilih di antara keduanya, dimana ku bisa bangga dengan kemiskinan ku tapi ku bisa angkuh diantara keangkuhan mereka, walau sulit tapi harus ku nikmati, harus ku sembunyikan keangkuhan ku demi kemiskinan ku, tapi harus ku tunjukkan kebanggan ku demi kemiskinan ku…. dengan semangat yang tersisa ku terus berusaha menjadi seperti mereka, bahkan jauh di atas mereka kaum - kaum keangkuhan….




